SETIDAKNYA  dalam beberapa hari ini terdapat perkembangan yang menjadi tanda tanya dari para pelaku pasar Saham khususnya para Investor pemburu Saham BUMI , hal ini dikarenakan perkembangan perebutatan dalam divestasi Saham PT.NEWMONT untuk divestasi tahun 2008 dan 2009 sebesar 14% …kenapa ?.

Kalau di cermati dari perjalanan perebutan divestasi Saham PT.NEWMONT , jejak dari Bakri Group untuk memposisikan diri untuk  dapat sukses mendapatkan Saham PT.NEWMONT dalam divestasinya jelas sejak di akuisisinya PT.Darma Henwa atau DEWA oleh BUMI Resources  dengan harga premium yang mana DEWA sebelumnya sudah melangkah dengan mengandeng Pemda Nusa Tenggara Barat , Pemkab Sumbawa jauh sebelum diakuisisi oleh BUMI Resources.

Setelah ada kepastian BUMI Resources yang berhasil mengandeng Pemda Nusa Tenggara Barat untuk memenangkan  divestasi 10% untuk  divestasi tahun 2006 dan 2007 yang direncanakan untuk dilanjutkan pada divestasi 14% tahun 2008 dan 2009  berikutnya , kini muncul berita Pemerintah Pusat telah memutuskan dan memastikan akan mengambil divestasi 14% Saham PT.NEWMONT sesuai tengat waktu keputusan terakhir yaitu Jumat 14 Agustus 2009.

Pertanyaan yang muncul adalah kenapa keputusan yang muncul pada saat saat terakhir pada batas waktu ?…Ada tarik menarik apa antara Pemerintah Pusat dalam hal ini Menteri BUMN yang memang sangat menginginkan BUMN lah yang berperan dalam divestasi ini tapi yang selama ini terkesan maju mundur ; sementara Pemda Nusa Tenggara Barat dan Pemkab Sumbawa juga begitu mendukung Pihak Swasta Nasional yang memang mampu dan mempunyai reputasi yang tidak diragukan.

Terlepas dari ini semua siapapun yang berhasil dalam divestasi PT.NEWMONT ini baik itu BUMI Resources ataupun BUMN tentulah tidak menjadi masalah karena keduanya adalah Badan Hukum Nasional dan memang keputusan terbaik sesuai pertimbangan Pemerintah Pusat…. tapi bagi pelaku Pasar terutama Investor Lokal tentunya dengan Saham BUMI yang dimiliki sejuta Umat tentunya harapan sejuta Umat juga yang sudah berburu Saham BUMI dengan sejuta harapan tidaklah sia sia….SEMOGA.